Cari Blog Ini

Kamis, 12 Februari 2015

pengertian seni rupa



SENI RUPA MURNI

                   Seni rupa murni adalah seni rupa ( patung,lukisan, dan semacamnya ) yang mengutamakan unsur keindahan tanpa memperhatikan fungsi terapan dari seni rupa itu sendiri.  
Contoh  Seni rupa murni : Seni Patung dan Seni Lukis
1.                  Seni Lukis adalah seni yang mengekspresikan pengalaman artistik seorang seniman melalui bidang dua dimensi.                                              Berdasarkan media,bahan,dan tekniknya, seni lukis dapat dibedakan menjadi  lukisan cat minyak,cat air, pastel, arang, fresco,al secco, tempera, azajelo, kolase, kaca, dan batik.
2.                  Seni Patung merupakan suatu bentuk pengungkapan pengalaman artistik seniman yang ditampilkan dalam wujud karya 3 dimensi (trimatra).
Dalam perkembangannya seni patung lahir terlebih dahulu dibandingkan seni lukis.









SENI LUKIS MENURUT MEDIA,BAHAN DAN TEKNIK DAPAT DIBEDAKAN MENJADI 13 :

A.Lukisan Cat Minyak (Oil Painting )
       Lukisan Cat Minyak (oil painting ) adalah lukisan yang menggunakan cat berupa tepung atau pasta yang dilarutkan/dicampur dengan minyak  ( lijn oil ). Media yang digunakan untuk melukis adalah kanvas,triplek,
Atau kertas.Alat yang digunakan untuk melukis adalah kuas atau pisau palet.
         Kanvas yang digunakan sebagai media terbuat dari selembar kain yang direntangkan pada kayu berbentuk segi empat (spanram) yang telah diberi campuran lain sebagai penutup pori-pori kain.
  
B.Lukisan Cat Air (Water Colour )
       Lukisan Cat Air adalah yang menggunakan media cat air yang memiliki sifat transparan (tembus pandang).Media untuk membuat lukisan dengan cat air umumnya kertas putih atau kertas khusus cat air.

C.Lukisan Pastel (Oil Pastel)
       Lukisan yang menggunakan butiran pigmen warna yang telah dipadatkan seperti  batangan kapur. Cara melukisnya adalah dengan menggoreskan batangan ke atas permukaan ketas bertekstur atau kanvas.

D.Lukisan Arang (Conte)
        Arang (Conte ) dapat menghasilkan lukisan yang berkesan gelap terang .Lukisan Arang tidak hanya berwarna hitam saja,dewasa ini banyak dipakai arna-warna yang lain seperti merah bata,biru,coklat,
Krem,dan hijau.Conte biasanya berbentuk serbuk tapi ada juga yang berbentuk batangan seperti pensil.





                  E.Lukisan AL-Fresco
       Lukisan Al-Fresco termasuk jenis lukisan dinding (mural).Al-Fresco sendiri mengandung arti fresh atau segar.Teknik melukisnya dikerjakan dengan teknik tempera yang dibuat pada saat tembok masih dalam basah,kemudian dilapisi dengan ”lepa” sehingga catnya mudah meresap dan tahan lama.

F.Lukisan Al-Secco
       Media yang digunakan untuk lukisan Al-Secco sama dengan lukisan Al-Fresco,namun lukisan al-secco dilukis setelah temboknya telah kering.

G.Lukisan Tempera
        Lukisan Tempera adalah yang dibuat di tembok (mural).Setelah tembok kering, catnya diaduk dengan bahan perekat, bahkan ada kalanya cat air dicampur dengan putih telur sehingga hasilnya seperti cat minyak. Lukisan tersebut disebut juga Gouace .

H.Lukisan Azajelo
       Lukisan Azajelo adalah lukisan yang dikerjakan dengan cara menempel  potongan dari suatu bentuktertentu sesuai dengan pola gambar.

I.Lukisan Mozaik
      Lukisan Mozaik adalah lukisan yang menggunakan teknik menempelkan  pecahan kaca,porselen, butir mineral,batu berwarna atau biji-bijian yang disusun sesuai pola gambar.





J.Lukisan Intersia
      Lukisan Intersia tekniknya sama dengan mozaik,hanya bahan yang ditempelkan berupa kayu tipis atau kulit kayu pada papan yang diberi warna-warni

K.Lukisan Kolase (Collage)
       Lukisan Kolase adalah lukisan yang menggunakan teknik temple,patri,las,ikat,renda,jahit,dan jalin.   

L.Lukisan Kaca (Glass Painting)
      Lukisan Kaca adalah lukisan yang dibuat dengan menempelkan bagian kaca yang satu dengan kaca yang lain dengan bantuan timah.
Lukisan kaca dapat juga dibuat dengan cara dilukis dengan menggunakan cat minyak.Caranya adalah melukis terbalik sehingga hasilnya berada di belakang kaca.

M.Lukisan Batik (Batik Painting)
        Lukisan Batik dibuat dengan cara hampir sama dengan membuat batik pada kain.Perbedaannya terletak pada bahan dan alat yang
digunakan . jika membuat batik pada kain diperlukan kain,lilin cair,dan canting,sedangkan membuat lukisan batik diperlukan kain dan cat berupa napthol dan indigoso.







                      

                      Teknik Membuat Patung ada 3 :
1.     Teknik  Mengecor
           Teknik Mengecor atau mencetak adalah teknik yang dipakai jika media yang digunakan bersifat cairan.Sebelum mengecor seorang pematung harus membuat cetakan terlebih dahulu.
            Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat cetakan adalah bagian yang satu dengan lain diusahakan tidak terkunci.Ada dua jenis cetakan teknik mengecor,yaitu bivalve dan a cire perdue.
Bivalve adalah teknik mengecor dengan cetakan yang dapat di bongkar pasang. Sementara teknik  a cire perdue dipakai hanya untuk mendapatkan satu hasil, biasanya cetakannya terbuat dari bahan yang mudah dipecahkan seperti dari tanah liat.


2.     Teknik  Modeling
          Teknik  Modeling adalah teknik membuat suatu bentuk dengan cara memijit,meremas,dan membentuk sesuai bentuk yang diinginkan.Bahan yang digunakan dalam pembuatan teknik ini bersifat plastis seperti tanah liat,plastisin,lilin,dan bubur.

3.      Teknik Konsturtif  (Menempel )
          Teknik menempel  adalah teknik membuat patung dengan cara menempelkan bagian yang satu dengan bagian yang lain sedikit demi sedikit sehingga menjadi sebuah karya patung  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar